Rekam Biometrik Untuk Visa Umroh

Dwin.Ltd - Semakin Mudah Mengurus Rekam Biometrik untuk Visa Umroh dan Haji. Rekam Biometrik Visa Umroh mulai dilaksanakan terhitung sejak tanggal 24 Oktober 2018. sehingga pengajuan seluruh jenis visa harus menyertakan Rekam Biometrik.

Dari sumber Wikipedia diketahu bahwa Biometrik,berasal dari bahasa Yunani :

Bios yang artinya hidup, dan Metron yang artinya mengukur, secara umum adalah studi tentang karakteristik biologi yang terukur.

Dua kategori pengidentifikasi biometrik meliputi karakteristik fisiologis dan perilaku.
  1. Karakteristik fisiologis berhubungan dengan bentuk tubuh, dan termasuk tetapi tidak terbatas pada: sidik jari, pengenalan wajah, DNA, telapak tangan, geometri tangan, pengenalan iris/retina, dan bau/aroma.
  2. Karakteristik perilaku terkait dengan perilaku seseorang, termasuk namun tidak terbatas pada: Ritme mengetik, kiprah, dan suara.
Rekam Biometrik VIsa Umroh
Rekam Biometrik

Perekaman sidik jari dan wajah oleh VFSTasheel sebelumnya telah dilakukan di negara-negara lain seperti Filipina, Singapura, Jepang dan Korea Selatan.

Rekam Biometrik menjadi persyaratan utama bagi pemohon Visa Umroh Ke Kedubes Arab Saudi.

Peresmian VFS/Tasheel dilakukan di Epiwalk, Jakarta yang dilakukan oleh Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia HE Osamh Mohammad Abdullah Shuibi.

Disebutkan bahwa layanan tersebut dapat dilakukan melalui kantor layanan visa dan bio fitur “VFS/TasHeel” yang memiliki 34 kantor yang tersebar di seluruh Indonesia.

Nah, dengan adanya syarat ini diharapkan calon jamaah umroh mencari informasi dimana dan bagaimana cara melakukan Rekam Biometrik dalam rangka pengajuan visa umroh.

Suasana riuh rendah nampak di salah satu pusat pelayanan pengurusan visa Arab Saudi di Jakarta. Ada yang tak biasa di sini, beberapa orang mengantre untuk bertanya ke petugas mengenai cara mengurus biometrik atau rekam sidik jari dan wajah.

Sejak Kerajaan Arab Saudi (KAS) memberlakukan biometrik untuk visa umrah dan haji, masyarakat langsung menyerbu VFS Tasheel, pusat pelayanan biometrik dan visa untuk Arab Saudi.

Salah satunya adalah Meidina (32) pemilik agen travel Bayu Buana. Perempuan berusia 32 tahun ini, datang ke VFS Tasheel mengurus biometrik untuk para kliennya. “Ini hari pertama saya mencoba mengurus biometrik, saya coba sendiri ternyata mudah,” katanya melalui keterangan, Senin (29/10).

Sebelum KAS memberlakukan biometrik prapengurusan visa, biasanya Meidina akan mengirimkan dokumen di dekat kantor kedutaan besar Arab Saudi di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan.

Dokumen tersebut, katanya, harus pula dilegalisir. “Prosesnya bisa 3-5 hari kerja,” tuturnya lagi.

Mediana sangat setuju dengan pemberlakuan biometrik ini. Menurutnya, dengan diurusnya biometrik sebelum keberangkatan, paling tidak orang yang akan umrah atau haji tidak akan mengantre panjang di bandara.

Namun, ia meminta sosialisasi terkait biometrik ini harus lebih masif lagi. Pasalnya, banyak yang tidak tahu perihal ini. Apalagi, orang yang bersangkutan harus datang langsung untuk mengurus biometrik. “Kalau mereka tidak tahu, kan, kasihan,” katanya.

Setali tiga uang dengan Meidina, Trimurti (64) pun mengaku proses mengurus biometrik cukup cepat. “Saya tahu dari rombongan umrah ibu-ibu tentang biometrik ini, akhirnya saya coba dan ternyata mengurusnya mudah,” kata perempuan yang tinggal di Kompleks Angkatan Laut, Kelapa Gading, Jakarta Utara ini.

Hanya saja, saat petugas memindai jarinya, sebagai prasyarat biometrik, jari kelingking miliknya tidak terbaca. “Akhirnya saya coba berulangkali sampai bisa. Di sinilah sempat memakan waktu,” katanya.

Namun begitu, secara keseluruhan proses biometrik menurut Trimurti cukup cepat. “Apalagi biometrik ini sangat berguna untuk ke Arab Saudi, jadi menurut saya ini sangat berguna,” lanjutnya.

Semoga Rindumu Akan Baitullah, Mengantarkanmu Kesana
Yakin Bahwa Allah Akan Membantu Kita

Jika kita sudah sangat rindu, maka Insha Allah dimudahkan jalan kita. Dalam firman Allah Swt di QS. Al-Ankabut : 69 telah dikatakan, “Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.” Atau, sebagaimana telah disampaikan oleh Rasulullah SAW dalam sebuah haditsnya, “Berhajilah dan berumrohlah karena haji dan umroh bisa menghilangkan kefakiran.” (HR. Muslim)

Untuk Konsultasi dan Informasi lebih lanjut bisa menghubungi Customer Service PT. Alhijaz Indowisata klik Tombol Whatsapp untuk Chat, dan Tombol Call untuk berbicara langsung.


Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel